Title : First Snow
Author : AnTa (Annisa and Shinta)
Length : Chaptered
Cast : All EXO's members, Kim Yeajin (OC)
Genre : Friendship, school life
***
Seseorang bertubuh tinggi dengan jaket hitamnya
keluar dari mobil sport yang tidak
lain ialah Park Chanyeol, ketua geng yang berkuasa di salah satu sekolah bertaraf
internasional di Korea Selatan. Chanyeol sebagai ketua memberi nama geng
tersebut The King School, beranggotakan sepuluh orang.
Para anggotanya bisa disebut kalangan atas, yaitu
yang pertama Kim Jong In. Biasa dipanggil Kai. Lelaki ini tidak banyak tingkah,
pintar dance, dan selalu
memperhatikan gaya berpakaiannya. Yang kedua Kim Jong Myeon, atau Suho. Namja
ini berkulit putih bersih. Namun ia phobia ketinggian. Lalu Oh Sehun, sering
dipanggil Sehun. Remaja ini imut sekali. Teman-temannya sering menyebutnya
duplikat Hari Giyomi, karena dia sangat pandai menirukan gayanya. Kemudian Wu
Yi Fan, namja dengan tinggi keterlaluan ini biasa dipanggil Kris. Selanjutnya
Zhang Yixing, Lay. Ia sering tidak diperdulikan Chanyeol, karena dulu Lay ikut
geng musuhnya Chanyeol yang diketuai Kim Ryeowook.
Kim Jong Dae akrab disapa Chen, sangat pintar
bernyanyi dan lumayan manis. Kim Minseok, atau lebih dikenal dengan Xiumin.
Dibandingkan dengan anggota lainnya, Xiumin cenderung pendiam dan tidak banyak
bicara. Ia juga paling bijaksana karena dia paling tua dari anggota-anggota
geng ini. Lu Han atau Luhan, manis sekali seperti cewek sampai-sampai banyak
cowok yang naksir sama Luhan. Luhan bukan orang asli Korea, tetapi ia berdarah
China-Korea. Huang Zi Tao, dipanggil juga Tao. Tampangnya seram, tetapi apabila
sudah mengenalnya, sifatnya 100% berbeda.Di balik tampangnya, namja ini
penakut, dan suka menangis. Ini dia anggota terakhir yang ditakuti seluruh
siswa di sekolah dan leader geng ini, Park Chanyeol atau dipanggil Chanyeol.Chanyeol
dikagumi oleh cewek-cewek di sekolah, bahkan ada yang pernah jatuh pingsan saat
melihat permainan gitar Chanyeol. Hal itulah yang membuat geng ini terkenal
sekali di sekolah.
***
Suatu hari, ketika Chanyeol dan teman se-geng-nya
masuk kelas, murid-murid di sana menyambutnya dengan hormat. Setelah semuanya
duduk, guru datang sembari menggandeng dua lelaki yang belum dikenal.Dua orang
tersebut adalah murid baru pindahan dari Pulau Jeju, Jeonrado, Jeonju.Keduanya
memperkenalkan diri, “Annyeonghaseo, nama saya Byun Baekhyun.”
“Dan saya Do Kyungsoo. Senang bertemu dengan kalian
semua,” mereka membungkuk memberi salam. Tetapi tak satupun anak yang membalas
salam mereka.
Seusainya, guru menyuruh mereka duduk di tempatnya.
Baekhyun dengan Chanyeol, sedangkan Kyungsoo dengan Kai.
Baekhyun dengan tampang polosnya mengajak Chanyeol
berkenalan. Ia tidak tahu apa-apa tentang Chanyeol, padahal dilihat dari
tatapannya saja, kelihatan sangat menyeramkan. Dan, tanggapan atas salam
Baekhyun dijawab galak oleh Chanyeol, “Hei! Memangnya kamu itu siapa? Sok
kenal! Dengar ya, aku ini ketua geng The King School! Jangan harap bisa
berteman denganku atau masuk ke gengku! Karena aku tidak ingin berteman baik denganmu!”
Baekhyun yang kaget mendengar hal itu langsung
memalingkan mukanya, tanpa disadari matanya berkaca-kaca. Seseorang membisikkan
sesuatu pada Baekhyun, “Kamu jangan berani-beraninya dengan Chanyeol. Dia itu
bisa melakukan apapun yang dia suka, apalagi mem-bully anak baru sudah menjadi
hobinya sejak lama.Oh ya, namaku Junho.”
“Tapi kenapa dia suka mem-bully?”
“Dia itu tidak suka sama murid-murid yang tidak
sederajat sama dia, dalam tanda kutip kalangan bawah. Lihat saja,
anggota-anggotanya berada di kalangan atas semuanya,” jawab Junho kemudian.
“Kenapa harus memilih-milih teman? Kalau menurutku,
berteman dengan siapa saja tidak masalah kok. Kita kan sama-sama manusia,”
sahut Baekhyun dengan pandangan manisnya sehingga Junho buru-buru menghentikan
percakapan karena tak kuat melihat wajah Baekhyun yang sedemikian imutnya.
Beberapa menit setelahnya, giliran Kyungsoo yang
menjadi bahan ejekan geng The King School. Kyungsoo merasa tidak tahan dengan
ejekan-ejekan itu, dan ia langsung pamit pada guru untuk pergi ke kamar mandi
dengan tangisan. Baekhyun yang melihatnya bergegas mengejar Kyungsoo, sehingga
ia lupa minta ijin pada guru. The King School sepertinya merasa tidak berdosa,
justru mereka tertawa riang seolah-olah tak ada yang terjadi.
Bel berbunyi pertanda waktu sekolah telah usai.
Kyungsoo yang matanya masih terlihat sembab perlahan meninggalkan kelas bersama
Baekhyun. Ternyata, The King School menunggu mereka di gerbang sekolah dengan
maksud mem-bully mereka. Baekhyun dan Kyungsoo yang mengetahui hal itu langsung
lari bersembunyi. Namun Kris -si mata elang- itu mudah saja menemukan tempat
persembunyian mereka. Tangannya menarik-narik lengan Chanyeol, seraya menuding
dua namja yang mengintip dari balik tembok.
Baekhyun seketika panik. Segera saja ia menarik
lengan Kyungsoo dan berlari menuju lapangan basket. Entah kenapa hanya tempat
itu yang berada di pikirannya.
“Dasar bocah itu,” dengan deru napas membara,
Chanyeol melangkah dengan cepat, setengah berlari. Anggota lain geng tersebut
mengekornya.
Baekhyun dan Kyungsoo terus berlari, sama sekali tak
berani menoleh ke belakang. Langkah kaki mereka semakin cepat, begitu pula
dengan geng The King School.
“Hyung, aku lelah.Kenapa geng itu mengejar kita? Kita
tidak punya salah pada mereka, bukan?” Kyungsoo merenggut pundak
Baekhyun. Napasnya naik-turun. “Aku tidak kuat lagi, Hyung.”
Baekhyun merangkul Kyungsoo, “Tapi bagaimana lagi.
Bila kita berhenti di sini, mereka akan mem-bully kita. Ayo, lapangan basket
sedikit lagi!”
“Kenapa lapangan basket? Tidak ada tempat
persembunyian di sana. Tak ada bedanya kita berhenti di sini atau di sana.
Tetap saja mereka juga akan mem-bully kita,” ucap Kyungsoo lirih.
Belum sempat Baekhyun menjawab, tangan Luhan meraih
jaket Baekhyun. Baekhyun dan Kyungsoo tersentak kaget saat tahu kesepuluh namja
mengerikan itu berdiri di dekatnya.
[Bersambung
....]
By : AnTa (Annisa and Shinta)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar