Author : AnTaIsTa
(Annisa, Shinta, Isti, and Gita)
Length : Chaptered
Cast : All
EXO’s members, Kim Sei Hi (OC), Han Bio Ka (OC), Yeon Seol Chan (OC), Park Shin Hye (OC), Patricia (OC)
Genre : Romance, adventure
***
Kai meniup lilin. Teman-temannya bertepuk tangan dan
bersorak, sementara Kyungsoo menahan napas. Ia benar-benar khawatir dengan Kai.
Ditatapnya namja itu. Tapi ada apa dengannya? Kyungsoo menggigit jari. Ia
memejamkan mata, berusaha mengusir firasat buruknya itu. Tidak bisa. Firasat
itu justru terasa bertambah kuat. Kyungsoo semakin resah.
Chanyeol lagi-lagi merasa kepanasan. Dibukanya tirai jendela,
lalu ditemukannya benda bulat itu. Benda
bulat bercahaya terang. Yang muncul dari awan. Bulan purnama.
Kai yang melihat bulan itu mendadak mematung. Lalu
tubuhnya bergetar. Kai menunduk, ia memegangi meja yang di atasnya terdapat kue.
Meja itu ikut bergetar, bersamaan dengan tubuhnya. Teman-temannya menjauhinya
perlahan, sembari bertatapan bingung. Kyungsoo menatap Kai terus. Kata-kata
yang diucapkan Yeajin terngiang-ngiang di telinganya.
Kai mengangkat kepalanya. Ia menyeringai, lalu
menggeram. Tangannya mencengkeram meja dengan kuat, sampai-sampai menyebabkan
sisi meja itu patah. Kuku-kukunya memanjang, dan kepalanya berubah. Bajunya
sobek perlahan-lahan, dan bulu berwarna hitam keluar. Matanya memerah. Kemudian
ia meringkuk, di bawah meja.
Hening, tak satupun teman-temannya berani mendekat.
Kyungsoo menelan ludah, lalu berucap, “Kai-ah?”
Kai menggeram lagi. Ia mengangkat kepalanya dan
menerjang Kyungsoo hingga membentur tembok. Kai sempat mencakar tangan Kyungsoo
saat namja itu berusaha melindungi dirinya. Chanyeol mendelik melihatnya.
Serigala! Apa Kai dirasuki oleh ayah Yeajin seperti Luhan? Tapi sekarang untuk
apa beliau merasukinya?
Serigala Kai itu berbalik. Ia menggeram-geram galak
memandang kesebelas namja yang menatapnya pula takut-takut. Serigala itu
melangkah mendekat perlahan. Ia lalu melompat ke atas meja, dan mendorong kue
itu ke lantai sehingga hancur menjadi beberapa bagian.
Chen bergidik. Kai melirik ke jendela. Ia melihat
bulan purnama, kemudian melolonglah ia.
Tao hampir menangis. Ia bersembunyi di balik tubuh
Kris. Sedangkan teman-teman yang lain tak mampu berbuat apa-apa. Kai menggeram
lagi. Ia turun dari meja.
Kyungsoo berdiri. Ia memberi isyarat pada
teman-temannya untuk menggiring Kai ke hutan. Tetapi Xiumin tidak mengindahkan
isyarat Kyungsoo. Ia justru berjingkat-jingkat ke pintu dorm. Xiumin membukanya
perlahan. Lalu ia menyelinap keluar dan lari sekuat tenaga. Kris dan Tao juga
begitu. Sementara yang lain mengikuti instruksi Kyungsoo.
Suho pergi ke dapur sebentar untuk mengambil daging
apapun yang ada di kulkas. Ia menggoyang-goyang daging itu tepat di depan mata
Kai seraya berkata, “Ayo, ikuti bau ini!”
Kedelapan namja itu bergegas ke pintu dorm dan
berlari bersama. Mereka berhenti di depan lift.
“Bisakah serigala masuk lift?” tanya Luhan bingung.
“Begini saja,” Suho memberikan sepotong daging pada
Luhan. “Kamu, Kyungsoo, Chanyeol, dan Baekhyun naik lift. Biar aku, Lay, Sehun, dan Chen yang pakai tangga darurat.
Misalnya saja serigala itu lebih cepat dari kami dan berhasil memakan daging
yang kubawa, maka kalian yang tentunya lebih cepat sampai di lobby memancingnya
ke hutan dengan daging itu. Ia tidak boleh ditemukan satpam atau orang lain.
Bisa-bisa ia dibawa ke kebun binatang.”
Baekhyun hendak bicara, namun ia batal sebab sosok
berbulu hitam itu muncul di balik tubuh Suho. Mereka langsung berpencar seperti
rencana.
“Tangga darurat sebelah sini!” Sehun menarik Suho
yang hampir salah arah. Mereka menuruni tangga dengan kilat. Namun tiba-tiba
kaki Chen tersandung sesuatu dan ia terjungkal. Serigala itu melompatinya dan
mengejar Suho yang membawa daging.
“Chen .…”
“Lupakan saja aku! Aku baik-baik saja kok,” Chen
melambaikan tangan pada mereka.
Hampir mencapai lobby. Mereka
mempercepat langkah. Namun betapa kagetnya mereka melihat satpam yang berdiri
tepat di depan tangga darurat. Untungnya ia
membelakangi mereka.
Mereka berhenti. Menahan napas. Tetapi tidak dengan
serigala itu. Serigala Kai justru mendorong-dorong tubuh Sehun dan Lay,
kemudian menarik daging di tangan Suho. Suho berusaha mempertahankan daging
yang dibawanya. Serigala itu menggeram dan mencakar-cakar. Geramannya keras,
membuat satpam itu membalikkan badannya.
Sehun, Suho, dan Lay tak berkutik. Saat itu Kai
mendapatkan daging yang dibawa Suho. Dengan cepat ia menghabiskannya.
Beruntung sebelum si satpam melihat serigala Kai,
rombongan Luhan muncul dan hal itu membuat si satpam mendekati Luhan.
“Kenapa kalian keluar malam-malam? Ruangan latihan
ada di atas. Kupikir kalian sudah lama tinggal di sini,” ujar si satpam.
“Umm …. Kami hanya ingin menikmati udara malam,”
sahut Luhan.
Si satpam hanya manggut-manggut lalu melenggang
pergi. Serigala itu melompat melintasi Suho dan menggeram di depan Luhan yang
membawa daging.
Chanyeol menarik Luhan keluar lobby. Mereka berlari-lari
kecil di trotoar dan sekarang mencapai hutan. Luhan melempar daging yang
dibawanya ke hutan. Kai langsung berlari ke arah hutan dan menghilang di balik
semak-semak.
“Fiuh,” Baekhyun mengusap
keningnya. “Kenapa ia jadi serigala?”
Chanyeol menarik napas,
“Entahlah. Mungkin ayah Yeajin merasukinya.”
“Yeajin pernah bilang padaku
untuk berhati-hati terhadap Kai. Ia hendak memberitahu kita kalau ayahnya akan
merasuki Kai atau, bagaimana maksudnya?” ujar Kyungsoo.
“Yeajin dan keluarganya misterius. Ingat itu,” kata
Luhan. “Apa Yeajin pernah membicarakan tentang hal itu lagi padamu?”
“Tidak. Itu yang terakhir diucapkannya saat ia
memberi salam perpisahan padaku,” Kyungsoo mengingat-ingat.
“Kai juga aneh menurutku,” Baekhyun menimpali. “Tadi
Chanyeol sempat membuka jendela sebelum Kai meniup lilin bukan? Saat itu ia
ikut melihat bulan dan tidak terjadi apa-apa. Tapi setelah meniup lilin, dan ia
melihat bulan, kenapa tiba-tiba ia jadi serigala?”
[Bersambung ....]
By : AnTaIsTa (Annisa, Shinta, Isti, and Gita)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar